Perkembangan Agama Islam Pada Masa Modern

Islam merupakan agama yang mengimani satu Tuhan yaitu Allah SWT. Lebih dari seperempat orang di dunia ini menjadikan Islam sebagai agamanya. Sehingga menjadikan Agama Islam menjadi agama terbesar di seluruh dunia. Islam sendiri memiliki arti “penyerahan” atau menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT.

Para pengikut ajaran Islam ini dikenal dengan sebutan Muslim, lebih lengkapnya muslimin bagi laki-laki dan muslimat bagi perempuan. Islam diturunkan oleh Allah atas semua firmannya kepada para nabi dan rasul-Nya. Kemudian meyakini bahwa Muhammad adalah nabi dan rasul terakhir utusan Allah di dunia.

Masa Sebelum Kedatangan Islam

Dulu bangsa Arab sebelum kedatangan ajaran agama Islam merupakan sebuah daerah perlintasan perdagangan.  Dalam jalan sutera yang menjadikan satu antara kawasan antara Asia dan Eropa. Secara umum bangsa Arab pada jaman dahulu menyembah berhala dan ada juga yang menganut agama Yahudi dan Kristen.

Ketika itu kota Mekkah merupakan kota yang suci bagi bangsa Arab dan disana terdapat banyak berhala, adanya telaga Zamzam, dan yang paling utama adalah adanya Ka’bah. Pada masa ini sering disebut sebagai Jahiliyah atau Bodoh. Arti bododh disini lebih mengarah pada pemikiran moral. Kebiasan orang Quraisy yang suka dengan puisi dan menjadikan puisi sebagai salah satu hiburan ketika mereka berkumpul.

pexels.com

Awal kedatangan Islam

Islam pertama kali dimulai pada tahun 611, pada waktu turunnya wahyu pertama kepada rasul terakhir Muhammad bin Abdullah yang lokasinya di Gua Hira’. Nabi Muhammad dilahirkan di kota Mekkah pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun Gajah (571 Masehi). Nabi Muhammad dilahirkan ditengah-tengah suku Quraish yang lebih suka berperang dan menyembah berhala. Nabi Muhammad dilahirkan dalam keadaan yatim, karena ayahnya Abdullah wafat ketika beliau masih dalam kandungan.

Ketika memasuki usia 6 tahun, ibunda Aminah juga meninggal dunia. Setelah ditinggal sang ibu maka Muhammad dibesarkan oleh kakeknya Abdul Muthalib dan kemudian dilanjutkan pamannya Abu Talib. Kemudian setelah besar Nabi Muhammad menikah dengan seorang janda bernama Siti Khadijah dan menjalani hidup sederhana.

Setelah berusia 40 tahun nabi Muhammad mendapatkan wahyu yang disampaikan oleh Malaikat Jibril. Kemudian setelah itu beliau menyampaikan wahyu dan mulai mengajarkan Agama Islam secara sembunyi-sembunyi kepada para sahabatnya.

Setelah selama tiga tahun menyebarkan agama Islam secara sembunyi-sembunyi maka akhirnya ajaran Islam ini disampaikan secara terang-terangan kepada seluruh penduduk Mekkah. Hasilnya pun ada sebagian yang menerima dan ada juga yang menolak bahkan menentangnya.

Pada tahun 622 Masehi, Muhammad dan para pengikutnya mulai berpindah ke Madinah. Peristiwa tersebut lebih dikenal dengan Hijrah, kemudian semenjak peristiwa tersebut sebagai dasar permulaan perhitungan kalender Islam dimulai.

Di Kota Madinah, Nabi Muhammad dapat menyatukan orang anshar dari Madinah dan kaum muhajirin dari Mekkah. Maka dengan begitu kaum Muslimin semakin kuat dan bersatu. Ketika telah terjadi peperangan yang dilakukan oleh orang orang kafir maka umat Islam selalu meraih kemenangan. pada fase awal ini peperangan yang tidak terhindarkan antara penduduk Mekkah dan penduduk Madinah.

Adanya keunggulan diplomasi Nabi Muhammad SAW ketika adanya perjanjian Hudaibiyah sehingga mampu menyebabkan umat Islam memasuki fase yang begitu menentukan kedepannya. Telah banyak para penduduk Mekkah yang sebelumnya menjadi musuh bagi Islam kini telah berbalik untuk memeluk agam Islam. Sehingga ketika umat Islam berhasil menaklukkan kota Mekkah tidak terjadi tumpah darah lagi. Ketika Nabi Muhammad wafat, dapat dipastikan hampir seluruh bangsa Arab sudah memeluk agama Islam.

Setelah nabi Muhammad wafat kepemimpinan umat islam dilanjutkan oleh Abu Bakar. Kemudian dilanjutkan lagi oleh Umar bin Khattab, Utsman bin Affan dan selanjutnya Ali bin Abu Thalib.

pexels.com

Perkembangan Islam Pada Masa Modern

Pada masa modern bagi umat beragama Islam ini dimulai sejak tahun 1800 Masehi sampai saat ini. Masa modern ini ditandai dengan adanya kesadaran semua umat Islam terhadap kelemahan pada dirinya dan memiliki sebuah dorongan dan motivasi untuk memperoleh kemajuan dalam berbagai bidang terutama pada bidang teknologi dan ilmu pengetahuan. Pada awal masa modern, kondisi Islam secara pilitis sangat berbeda dan berada di bawah penetrasi kolonialisme. Umat Islam baru bangkit dari penjajahan bangsa Eropa setelah masuk pertengahan abad ke-20 Masehi.

Pada masa awal modern umat islam di berbagai negara telah banyak yang mulai menyimpang dari ajaran Agama Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadist. Berbagai penyimpangan itu terdapat dalam berbagai hal, seperti:

Ajaran Islam tentang ketauhidan sudah mulai tercampur dengan berbagai kemaksiatan. Masalah ini ditandai dengan banyaknya umat muslim yang selain menyembah Allah SWT juga mereka menyembah makan yang di anggap keramat atau meminta tolong kepada dukun untuk urusan gaib. Selain itu juga meminta tolong kepada orang yang dianggap sakti.

Terdapat sekelompok umat Islam yang selam hidupnya lebih mementingkan mengenai urusan di akhirat saja dan meninggalkan semua urusan dunia. Mereka lebih beranggapan bahwa dengan memiliki harta benda yang banyak, memiliki kedudukan yang tinggi dan ilmu pengetahuan itu tidak penting. Hal itu didasari oleh anggapan kalau hidup di dunia ini hanya sebentar dan sementara. Kalau hidup di akhirat itu selamanya dan sifatnya abadi.

Selain itu masih banyak umat Islam yang lebih menganut paham fatalism yang mengharuskan mereka untuk berserah diri kepada nasib dan tidak membutuhkan ikhtiar. Mengingat hidup ini dikuasai dan dikendalikan oleh nasib seseorang.

Dengan adanya berbagai penyimpangan umat Islam terhadap ajaran Agama Islam mendorong lahirlah para tokoh modern yang miliki tujuan berusaha untuk menyadarkan umat Islam agar kembali kepada ke ajaran Agama Islam yang benar dan bersumber kepada Al-Quran dan Hadist. Tokoh-tokoh modern tersebut adalah :

  1. Muhammad bin Abdul Wahhab

Beliau lahir di Nejd, Arab Saudi pada tahun 1115 H (1703 M) dan beliau wafat di Daryah pada tahun 1201 H (1787 M). Muhammad bin Abdul Wahhap ini merupakan seorang ulama besar yang sangat produktif karena telah menciptakan karangan buku mengenai ajaran Islam dan sudah mencapai puluhan judul buku. Diantaranya ada buku yang berjudul Kitap A-Tauhid yang berisi tentang pemberantasan syirik dan bid’ah yang sudah terdapat dikalangan umat Isalm. Selain itu dalam buku tersebut beliau mengajak umat Islam semua untuk kembali ke ajaran tauhid yang murni.

Para pengikut beliau menamakan kelompoknya dengan sebutan Al-Muslimun yang memiliki arti kelompok yang berusaha untuk mengesakan Allah SWT sebenar-benarnya. Sampai gerakan pemurnian ini dilakukan oleh pengikut Muhammad bin Abdul Wahhap ini dinamakan dengan Wahabi.

  1. Rafa’ah Badawi Rafi At-Tahtawi

Beliau ini lahir pada tahun 1801 M dan beliau meninggal di Mesir. Rafa’ah Badawi ini memiliki pemikiran yang berkaitan dengan ajaran agama Islam seperti beliau menyuruh agar semua umat Islam dalam hidup di dunia ini tidak hanya mementingkan urusan akhirat saja. Namun juga harus mementingakan urusan kehidupan di dunia agar umat Islam tidak terus menerus di jajah oleh bangsa lain.

pexels.com
  1. Jamaluddin Al-Afghani

Beliau lahir di Asadabad pada tahun 1838 M dan beliau wafat di Istanbul pada tahun 1897 M. pada masa modern ini beliau menyerukan agar kejayaan umat Islam ini dapat diraih kembali dan mampu menghadapi dunia yang semakin modern. Umat Islam harus kembali ke ajaran Agama Islam yang murni dan benar.

Selain itu beliau juga menginginkan kepada semua kaum perempuan agar dapat juga meraih kemajuan dan mampu bekerja sama dengan baik untuk mewujudkan masyarakat Islam yang dinamis dan maju.

Model kepemimpinan yang otokrasi hendaklah diubah dengan sistem yang demokrasi. Menurut beliau, agama Islam yang sistem kepemerintahannya Republik maka didalamnya terdapat kebebasan untuk mengungkapkan semua pendapat dan kewajibab Negara untuk selalu tunduk terhadap undang –undang. Pada masa modern ini penduduk beragama Islam ini terus berkembang ke pelosok dunia. Penduduk muslim terbanyak di dunia ini lebih banyak tersebar di benua Asia dan Afrika.

Perkembangan Kebudayaan Islam Pada Masa Modern

Kebudayaan Islam pada masa modern ini berkembang kea rah yang lebih baik dan positif. Hal ini dapat kita pelajari di berbagai negara Islam atau negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam seperti Mesir, Arab Saudi, Irak Kuwait, Iran, Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Pakistan.

  1. Kemajuan di bidang Arsitektur

Kemajuan arsitektur ini berfungsi untuk melayani keagamaan seperti pembangunan masjid, madrasah, makam dan ada juga yang berfungsi untuk kepentingan skunder seperti Benteng, Istana, jalan raya, pasar, dan masih banyak lainnya.

Setelah ditemukannya ladang minyak pada tahun 1933, negara Saudi Arabia tidak lagi sebagai negara miskin tetapi menjadi negara yang kaya raya. Mereka banyak membangun jalan raya, rel kereta api antar kota dan lainnya.

Pada masa Rasullah keadaan masjidil haram tidak begitu luas dan masih  sederhana. Saat ini keadaan Masjid Haram sangat luas dan bangunannya kini begitu indah dan megah. Ada juga masjid Nabawi yang sekarang semakin megah dan indah serta semakin luas. Sehingga mengakibatkan makam Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar r.a, dan Umar Bin Khathab r.a yang dulu berada di luar masjid kini sudah berada di dalam masjid.

  1. Sastra di masa Modern

Pada masa modern ni telah banyak bermunculan para sastrawan yang karyanya bersifat Islami, seperti :

  1. Muhammad Iqbal (1877-1938) beliau telah mengungkapkan bahwa filsafatnya dalam bentuk puisi menggunakan bahasa Urdu dan Persia. Beliau juga menulis beberapa prosa dalam bahasa Arab dan Inggris
  2. Mustafa Lutfi Al-Manfaluti (1876-1926) beliau merupakan seorang sastrawan dan ulama Al-Azhar sebagai pengarang cerita pendek dengan gaya semi klasik dan modern.
  3. Jamil Saqdi Az-Zahawi (1863-1936) beliau berasal dari Irak yang sebagai perintis sajak modern dan penyair tua yang bernada keras dan terkenal sebagao pembela hak-hak wanita
  4. Binti syati’ : beliau merupakan seorang yang meraih gelar doctor dalam klasik dan terkenal sebagai sastrawan dan wartawan di Al-Ahram Mesir. Selain itu beliau juga mendalami Al-Qur’an sehingga beliau menulis tafsir Al-Qur’an dari segi Sastra.

 

  1. Kaligrafi

Kata kaligrafi awalnya berasal dari bahasa Yunani : Kaligrafi dan kaligraphos yang memiliki arti tulisan yang indah. Jadi dapat dikatakan kalau kaligrafi berarti tulisan yang indah dan memiliki nilai estetis. Kaligrafi ini merupakan satu-satunya seni Islam yang murni dihasilkan oleh umat Islam.

Seni kaligrafi ini berkembang sangat cepat sampai ke seluruh pelosok dunia. Khususnya di negara-negara yang penduduknya mayoritas Islam. Biasanya seni kaligrafi ini digunakan sebagai hiasan masjid, penyekat ruangan, kotak peyimpanan perhiasan, hiasan dinding dan masih banyak lainnya.

pexels.com

Kemajuan Dunia Fashion Muslim di Masa Modern

Seiring perkembangan jaman yang semakin modern maka semua bidang pun mengalami kemajuan. Seperti pada bidang busana muslim. Dari zaman ke zaman terus mengalami perkembangan yang semakin bagus. Banyak kalangan muslim yang berlomba-lomba menciptakan busana muslim yang elegan dan tetap sesuai dengan syariat Islam.

Mengamati mengenai perkembangan busana muslim di berbagai kota dan berbagai penawaran yang ada di internet dan melalui festival busana muslim. Saat ini perkembangan busana muslim dalam segi desain sudah mengalami perkembangan yang begitu pesat. Pada masa modern ini sudah dapat dengan mudah kita jumpai kalau busana muslim sudah mengikuti tren mode saat ini.

Sebelumnya umat wanita muslim sering memakai busana muslim yang kualitasnya rendah baik melalui bahan atau desan yang digunakannya. Pada masa modern ini sudah banyak wanita muslim yang memakai busana-busana yang modern. Mereka memilih bahan yang bagus dan desain yang trend masa kini.

Seiring perkembangan Agama Islam yang semakin pesat maka kebutuhan pakaian yang sesuai dengan syar’i juga semakin banyak. Kini sudah banyak pilihan busana muslim yang lebih praktis dan efisien.

Kini busana yang sedang trend di kalangan masyarakat yaitu model gamis terbaru. Model baju ini sering digunakan oleh para wanita pada berbagai acara-acara seperti pada acara pesta, pengajian atau ketika hari raya lebaran. Mengingat momen lebaran merupakan momen yang sangat penting bagi umat Islam dalam merayakan kemenangan setelah menjalani puasa selama satu bulan penuh. Sehingga momen lebaran sangat dinanti-nantikan oleh umat muslim di seluruh dunia. Maka mengenakan busana muslim yang bagus juga menambah momen anda semakin spesial bersama keluarga.

Kini model busana gamis sudah mengikuti trend fashion masa kini sehingga anda dapat tampil lebih modis dan percaya diri di kalangan masyarakat. Seiring perkembangan agama Islam yang semakin baik maka kini banyak wanita yang tidak sungkan lagi menggunakan busana muslim dalam setiap aktifitasnya.

Busana muslim model sekarang ini lebih nyaman dan memudahkan para wanita untuk beraktifitas setiap hari tanpa terganggu. Mengingat model baju gamis sudah semakin banyak seperti model gamis, dressm casual atau lainnya. selain itu untuk anak-anak dan usia remaja, para wanita lebih menyukai sesuatu yang baru dalam segi warna dan desain yang sederhana namun tetap nyaman ketika digunakan.

Kini model baju muslim terbaru dirancang dengan warna dan desain yang sudah seragam sehinnga kekompakan dan kebersamaan dalam keluarga akan semakin terasa hangat. Tampil kompak dalam sebuah acara keluarga tentunya membuat momen kelaurga anda semakin menyenangkan dan berkesan indah.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai perkembangan agama Islam pada masa modern dan berbagai perkembangan busana muslim yang semakin berkembang pesat. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua dan bagi anda yang ingin tampil lebih baik dalam berbusana muslim kini sudah banyak busana muslim yang sudah mengikuti tren masa kini. Sehingga penampilan anda dalam berbusana muslim akan terlihat semakin modern dan tetap sesuai syar’i.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *